Kamis, 02 Februari 2017

Genset dikirim Menggunakan Container

Genset dikirim Menggunakan Container dari China ke Indonesia. Bukan rahasia lagi hampir semua genset yang dijual di Indonesia diproduksi di China. Walaupun banyak merk genset dipasar Indonesia tapi mayoritas berasal dari China. Container dikirim via jalur laut dan dijual ke Indonesia.


Salah satu genset yang paling banyak dijual di Indonesia adalah Genset honda. Genset ini adalah buatan Jepang tapi diproduksi di china. Sangat banyak variant genset honda yang diproduksi. Dari genset kecil hingga genset yang sangat besar.
Genset Honda
Pengguna genset honda di Indonesia adalah yang terbanyak. Hal ini seperti motor honda. Genset honda terkenal kuat dan tahan lama bahkan merk ini yang bekas juga banyak dijual. Hal lainnya yang membuat genset ini banyak diminati adalah spare part yang mudah untuk didapatkan dan juga tukang servicenya mudah untuk dipanggil.

Pusat penjualan genset di Indonesia masih di Jakarta. Karena Jakarta masih pusat bisnis di Indonesia. Untuk anda yang berada diluar kota. Biasanya anda bisa untuk belanja online. Sehingga tidak peduli anda dimana anda tetap bisa belanja genset. Terutama penjual genset honda.

Selain genset honda sebenarnya, sangat banyak jenis genset lainnya yang bisa anda beli. Anda bisa memilih genset sesuai dengan kebutuhan anda. Berbagai merk genset ada di Indonesia. Ada yang berasal dari Eropa, China, Korea, Australia dan berbagai negara lainnya.
Genset Honda

Jumlah penduduk kita memang sangat banyak. Maka kita menjadi pasar yang sangat baik untuk negara asing. Mudah-mudahan ke depan kita dapat memproduksi genset sendiri. Sehingga tidak perlu membeli genset dari negara asing. Pontensi negara kita sangat baik. Oleh karena itu sekedar untuk membuat genset harusnya tidak masalah besar.

Pusat penjualan genset di Jakarta berada di Jakarta barat, Glodok. Kawasan Glodok masih termasuk kawasan Jakarta Barat. Jika anda mau membeli genset honda sebaiknya ke kawasan glodok saja. Semoga bermamfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar